Setelah mengalami masa selama 1,5 tahun dalam dunia kerja, dan 4 tahun dunia kuliah, saya sudah terbiasa hidup sendiri. Mungkin hal ini sama dirasakan oleh anak-anak rantau lainnya, akan tetapi saya belum bisa dibilang sebagai anak rantau, maklumlah untuk akses menuju tempat kerjapun cuma 2 jam klo gak macet, sedangkan untuk ukuran anak rantau bisa di bilangmenyebrangi pulau dan lautan, sungguh hebat mereka pasti merasakan kangen yang teramat sangat dengan keluarga. Dan kenapa rasanya jauh dari keluarga itu ada senengnya ada juga sedihnya, senengnya bisa berekspresi dengan temen2 tapi bukan berati hidup dengan keluarga gak bisa berekspresi, kadang ada rasa hormat dan sungkan jika ingin melakukan sesuatu, ingin rasanya memberontak tapi mengingat rasa hormat itu jadi malah tekanan batin. Sebenarnya hal sepele saja sih. Dan pertanyaan itu kembali muncul saat semuanya sudah aku jalani dan kini aku benar-benar hampir menyerah atas semua keaadaan yang terjadi, haruskah mundur atau berjuang terus dengan rasa sakit yang terasa. Sampai pada titik jenuh akhirnya aku akan mengambil keputusan untuk pulang saja di tahun terakhir ini dan itu adalah kemungkinan terburuk bila sampai akhir tahun ini semua keadaan tidak berubah menjadi lebih baik. Mungkin aku manusia yang selalu mengeluh, selalu menyalahkan keadaan, kadang tidak fokus pada satu tujuan. Semoga Allah menjawab semua doaku di bulan suci Ramadhan ini, Amin..
Langganan:
Komentar (Atom)




