Jambi-Jakarta-Jabar

Sebetulnya aku sangat benci perpisahan, baik berpisah secara mata, badan atau hati. Dan yang paling sedih adalah berpisah dunia. Saat ini aku merasakan kangen yang luar biasa, makin hari kebaikannya menutupi kekurangannya, mungkin terdengar lebay, tapi itu yang gw rasain, yg mungkin orang belum tau bagaimana rasanya. Tapi tunggu kawan, kamu bukan orang yang paling malang seperti yang kamu pikirkan, masih ada yang bernasib sama bahkan lebih dari rasa sedih yang kamu rasakan. Setelah tak sengaja ke salah satu Toko Buku, awalnya cari buku yang lucu-lucu sekedar untuk menghibur hati aja, namun mata ini tertuju pada sebuah buku yang berjudul "Mendekap Kematian" karya Oki Setiana Dewi dibawahnya tertulis "Saat belahan jiwa pergi meninggalkanmu.." Aku pun langsung tertarik untuk membelinya. Benar saja begitu aku membukanya dan membaca prolognya, semakin penasaran aku ingin terus membacanya. Judul demi Judul telah aku baca, banyak cara Allah menguji iman seseorang salah satunya dengan kematian. Semoga Allah senantiasa memberikan kesabaran terhadap hambanya, Semoga Allah  selalu mencurahkan Rahmat dan Hidayah nya kepada kita semua..Aamiin..
Rasulullah SAW bersabda : “Allah Ta`ala berfirman : Tdk ada balasan bagi hambaKu yg beriman saat AKU WAFATKAN ORG TERCINTANYA di dlm dunia kemudian dia bersabar kecuali baginya Jannah”
Dan satu lagi buku yang menarik yang saat ini lagi gw baca yaitu "Ayah" karya Andrea Hirata, seperti biasa AH menceritakannya secara menarik dan keren membuat kita tak henti-hentinya untuk membacanya.Penasarankan??? Ayo beli bukunya, hahahaha.
Oiya balik lagi, ke judul blog gw kali ini..Kawan, setelah aku pindah ke Jakarta, skenario hidup yang udah gw rancang berubah total, Dan kali ini perjalanan hidupnya menuju ke arah barat pulau Jawa, cusss...Di Ibu Kota ini aku menemukan saudara lagi baik di kantor, baik di kontrakan dan kadang di jalanan. Alhamdulillah, aku bertemu orang baik. Alhamdulillah..Semoga nanti di Jabar aku bertemu dengan orang baik lagi seperti aku bertemu dengan orang baik pada saat di Jambi dan di Jakarta. 

40 hari suamiku..

Serasa mimpi atau nyata..

Setelah 3 bulan tepatnya 6 Feb-6 Mei 2015,,suamiku meninggal, bagaikan percaya dan tidak, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, semua proses sakitnya, masuk ICU sampai akhirnya dipanggil Sang Pemilik Nyawa. Persaan ini rasanya seperti campur aduk, sedih yang paling mendominasi hati ini. Perasaan yang deg2an saat menunggu di ruang tunggu ICU setiap hari, setiap pintu ICU di buka berharap bukan nama suami yang dipanggil, karna banyak kejadian ketika pintu dibuka dan nama orang sakit dipanggil rasanya seperti di ombang ambing, dan melihat ekspresi keluarga yang dipanggil, ada yang histeris, menangis bahkan ada pula yang tersenyum lega. 15 hari tepatnya berada disana, banyak kenalan yang didapat yang berasa senasib sepenanggungan. Semua usaha sudah dilakukan namun kontrak hidup dengan Sang Khalik sudah ditentukan, baik waktunya serta kondisinya. Yang paling disesalkan adalah ketika merasa diri masih belum sempurna merawatnya. Namun semua ada hikmah di baliknya, kita ambil baiknya dan buang yang buruknya. Sosok suamiku  Alm.Indi Julianto adalah sosok baik hati, humoris, penyayang dan pintar. Sempat saat dirawat di ICU dy nulis isyarat huruf L kemudian U kemudian V kemudian U, suamiku memang romantis. Semoga dy tenang disana, diampuni dosanya, dilapangkan kuburnya dan mendapat Ridho Allah agar dimasukkan ke dalah SurgaNya.Aamiin Ya Rabbal'alamin.

Hadapi..Hadapi dan Hadapi..

Selamat pagi menjelang siang teman...

Mungkin setiap orang pernah merasakan sakit, pada saat itulah kita rindu berbadan sehat. Seperti sedang menonton sinetron atau membaca novel, bulan kmrn tepatnya bulan Februari, saya harus dihadapi dengan kondisi suami yang ternyata ada penyumbatan pd pons, saya harus melihat suami di cek MRI (spt melihat di film2) tp ini nyata, melihat dengan mata kepala sendiri, mengantar sendiri dan merasakan kesedihan. Pada saat itu aku tidak masuk kerja hampir 2 minggu, untung ak mendapat support dari keluarga dan teman-teman, yang mengatakan "Kamu harus bersabar, ini baru awal dari ujian rumah tangga, kamu harus bisa melewatinya". Ya bersabar, kata2 itulah yang selalu menguatkanku, Sabar atas ujian yang berikan Allah SWT, harus lebih ditingkatkan lagi ibadah dan berdoa. Teman, menurut saya ini sangat sulit tapi saya harus bisa melewatinya..Insya Allah, akan ada pelangi setelah hujan turun..Saatnya berintrospeksi diri..

Rasulullah mengingatkan, "Siapa yg tdk peduli dg keadaan umat Islam maka mrk bukan umat Islam"
"Barang siapa yg melepaskan satu KESUSAHAN seorang mukmin, pasti Allah akan MELEPASKAN darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yg menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan MEMUDAHKANNYA di dunia dan di akhirat. Barang siapa yg menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan MENUTUPI aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa MENOLONG hamba Nya selama hamba-Nya itu suka MENOLONG saudaranya”. (HR.Muslim)

Awal Tahun 2015

Hampir satu bulan menginjak di tahun baru ini. Gak berasa ya, udah hampir 2 bulan juga aku naek ojeg. Namanya juga hidup, mungkin saat ini sedang berada di bawah, suatu hari pasti akan berada diatas. Sebenarnya hal yang dialami gw sehari-hari banyak membawa pelajaran buat gw, pernah disaat gw lagi sedih, akhirnya gw beli gambar binatang-binatang yang terbuat dari karton itu, begitu gw tanya harganya dy jawab satunya 2rb, klo beli tiga jadi 5rb, penjual itu seorang bapak, dan mungkin butuh biaya untuk anak-anaknya. pada saat itu gw lagi ga bawa uang 5rban, 
gw       : trus gw bilang ntar dulu bang duitnya takut ga cukup
penjual : gpp neng bsk juga gpp, kan saya tiap hari disini. udah pulang kerja neng? 
gw       : udah
penjual : enak ya,,jam segini udah pulang..
Seketika itu hati gw bersyukur, Alhamdulillah.. ternyata ada yang lebih (maaf) jauh kurang beruntung, mungkin si abang jualan dari pagi sampai sore dan gw bisa pulang jam 3. Bersyukurlah..jangan iri melihat indahnya hidup seseorang, mungkin disatu sisi dy pun berjuang untuk sesuatu.
Jika ingin sukses, harus berjuang, harus lebih bekerja keras dari orang biasa. Jangan pernah mengeluh.


 

Tahun Baru Semangat Baru

Hari ini, Rabu, hujan, dingin,  hari terakhir di tahun 2014. Tepat jam 12 malam nanti sudah berganti menjadi Tahun 2015. Banyak kejadian yang terjadi di tahun ini. Semua kejadiannya bisa terjadi seperti sinetron tv..ya dinikmati saja..ini untuk pendewasaan diri,,semoga tahun baru,,semangat baru,,rejeki baru,,jalan cerita baru...