40 hari suamiku..

Serasa mimpi atau nyata..

Setelah 3 bulan tepatnya 6 Feb-6 Mei 2015,,suamiku meninggal, bagaikan percaya dan tidak, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, semua proses sakitnya, masuk ICU sampai akhirnya dipanggil Sang Pemilik Nyawa. Persaan ini rasanya seperti campur aduk, sedih yang paling mendominasi hati ini. Perasaan yang deg2an saat menunggu di ruang tunggu ICU setiap hari, setiap pintu ICU di buka berharap bukan nama suami yang dipanggil, karna banyak kejadian ketika pintu dibuka dan nama orang sakit dipanggil rasanya seperti di ombang ambing, dan melihat ekspresi keluarga yang dipanggil, ada yang histeris, menangis bahkan ada pula yang tersenyum lega. 15 hari tepatnya berada disana, banyak kenalan yang didapat yang berasa senasib sepenanggungan. Semua usaha sudah dilakukan namun kontrak hidup dengan Sang Khalik sudah ditentukan, baik waktunya serta kondisinya. Yang paling disesalkan adalah ketika merasa diri masih belum sempurna merawatnya. Namun semua ada hikmah di baliknya, kita ambil baiknya dan buang yang buruknya. Sosok suamiku  Alm.Indi Julianto adalah sosok baik hati, humoris, penyayang dan pintar. Sempat saat dirawat di ICU dy nulis isyarat huruf L kemudian U kemudian V kemudian U, suamiku memang romantis. Semoga dy tenang disana, diampuni dosanya, dilapangkan kuburnya dan mendapat Ridho Allah agar dimasukkan ke dalah SurgaNya.Aamiin Ya Rabbal'alamin.

0 komentar:



Posting Komentar